Sniper Terbaik Dunia, Tatang Koswara Meninggal Usai Syuting Hitam Putih

21

Seorang penembak jitu atau sniper elite TNI yang pernah menjadi no. 13 terbaik dunia, Peltu Tatang Koswara meninggal dunia setelah syuting di acara Hitam Putih Trans 7 kemarin. Diketahui alharhum Tatang Koswara yang berusia 68 tahun ini meninggal karena serangan jantung.

Almarhum diundang ke acara Hitam Putih untuk menceritakan pengalaman hidupnya selama menjadi sniper di medan perang. Pada saat itu beliau bertugas di medan perang Timor Timur. Selama bertugas, Pensiunan TNI asal Bandung ini telah menorehkan banyak prestasi selama bertugas menjadi penembak jitu elite TNI.

Namun di sisa-sisa akhir masa hidupnya itu, Alharhum diketahui hidup pas-pasan sehingga harus menopang hidupnya melalui berjualan di sebuah warung dekat markas kodiklat.

Pembawa acara Hitam Putih Deddy Corbuzier juga mengungkapkan duka citanya kepada Almarhum Tatang Koswara. Yang membuat Deddy terharu adalah ketika ucapan almarhum sebelum meninggal yang mengatakan bahwa “darahku di merah putih”. Tidak lama setelah itu beliau tiba-tiba jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri karena serangan jantung.

Advertisements

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here